Menembus Mimpi

Loading...

Minggu, 31 Oktober 2010

CARA BERTERNAK BURUNG PARKIT


Piara Burung Parkit
regent_bower_bird2.jpgBurung parkit merupakan burung yang cinta sampai mati ama pasangannya. Warna burung Kuning, biru, hija, putih, atau kombinasi dari warna2 tersebut)
Cara memelihara burung parkit sangatlah mudah. Larangan: Jangan memberikan minum terlalu banyak (mencret), biar sekali minum habis, dan diisi 2 hari sekali. Makanan berupa biji-bijian (Jewawud harga Rp 6000 perkilo) sesekali bisa kita kasih sayur sawi, ato jagung ato sebagai pengganti jewawud dengan beras)
Harga burung parkit di pasar burung berkisar Rp 25.000 – 30.000 sepasang.
Burung ini gampang untuk di ternak. Bila kita ingin menternaknya, harus cari yang masih baru bisa terbang. Yaitu cari ke peternaknya. Karena apa bila burung ini sudah bisa terbang dan sudah mulai mengenal cewek, dan jatuh cinta (cinta pertama), maka burung ini susah untuk kelain hati. Makanya dibilang cinta mati. Jadi dia tidak akan bertelur dengan pasangan yang lain. Selingkuh sih iya, tapi hanya sekedar cium2an aja. (Maklum gua sering perhatikan).
ImageKimchi adalah acar sayuran tradisional Korea yang difermentasi. Kimchi telah ditemukan efektif dalam menyembuhkan penyakit virus unggas, termasuk flu burung dan penyakit Newcastle.
Produk Kesehatan Burung
PDF
Print
E-mail

oleh Vetark   
Burung jenis apa yang anda pelihara? Apa saja yang anda perlukan?

Burung kecil (kenari, finch, parkit)
ImageVitamin tetes yang larut dalam air adalah produk yang cocok untuk burung jenis ini. Burung pameran dan peternak akan mendapatkan manfaat dari pemakaian Avimix/Arkvits di makanan lunaknya. Untuk peternak/breeder yang hendak memberi ekstra kalsium dapat memakai Zolcal-D. Zolcal-D adalah kalsium cair dengan vitamin D3.

Burung Parrot
ImagePemberian supplemen terbaik untuk burung jenis parrot adalah lewat makanannya dengan Avimix /Arkvits, burung peliharaan pun sebaiknya diberikan suplemen setiap hari. Terutama burung yang susah, BSP dan Zolcal-D dapat diberikan ke dalam air minumnya.

ImageFalconers
Burung-burung muda sebaiknya  diberi suplemen dengan Nutrobal pada saat tulang mereka sedang tumbuh/berkembang. Untuk yang dewasa, termasuk burung breeding sebaiknya diberikan Avimix/Arkvits yang menyediakan extra vitamin A, C dan E.

Cara pemberian extra kalsium
Avimix/Arkvits mengandung banyak kalsium untuk pemakaian normal dan ini selalu menjadi anjuran pertama.

Individu tertentu perlu ekstra kalsium dan Vetark menyediakan beberapa macam cara.
Nutrobal adalah supplemen bubuk berkalsium tinggi.
Zolcal-D adalah cairan yang disukai yang mengandung kadar kalsium yang tinggi dengan vitamin D3. Kalsium laktat adalah sumber kalsium yang mudah untuk burung yang telah menerima suplemen lain.

Kalsium laktat menyediakan sumber kalsium alternative tanpa vitamin D3 supaya dapat dipakai secara rutin dengan suplemen vitamin lainnya pada waktu burung memerlukan ekstra kalsium contohnya pada waktu bertelur.

Produk Dokter Hewan untuk Kotak P3K Burung
Critical Care Formula adalah formulasi khusus yang dicampur dengan air untuk menjadi makanan cair yang memberikan energi dan asam amino untuk burung yang sakit dan tidak makan. Dapat diberikan lewat selang crop atau untuk kasus yang kritis dapat ditaruh ke dalam air minum.

Avimix/Arkvits adalah campuran dari dua produk Nutrobal dan ACE-High dengan rasio 2:1. Cocok untuk orang yang memelihara beberapa burung saja. Avimix/Arkvits adalah suplemen yang kami anjurkan untuk pemakaian rutin pada semua jenis burung dari burung kenari ke parrot ke falcon pekerja dan elang.

BSP multivitamin cair adalah vitamin yang ideal untuk burung kecil yang susah dirawat dengan tambahan bubuk vitamin pada makanan.
Bagaimanapun juga, pada umumnya penambahan vitamin ke dalam air minum tidak dapat seefisien dibanding dengan penambahan vitamin ke dalam makanan. Hanya sedikit vitamin yang dapat diikutsertakan dan mineral dapat menggangu penyerapan.

Zolcal D adalah cairan campuran kalsium dengan vitamin D3, dirancang untuk burung yang sulit diberi supplemen seperti burung-burung kecil dan burung African grey dsb.
Zolcal D dapat dipakai ke dalam air minum atau diberikan secara langsung.

Nutrobal adalah suplemen kalsium berkadar tinggi dengan vitamin D3. Waktu dicampur dengan rasio 2: 1 dengan ACE-High, campuran ini menjadi campuran yang ideal untuk  burung parrot sedang breeding/ternak.
Kekurangan kalsium dan vitamin D3 dapat mencegah burung-burung bertelur dan menyebakan lunaknya kulit telur atau pertumbuhan tulang yang tidak bagus.

ACE-High memiliki kadar extra vitamin A, C dan E. Pemakaian secara regular dapat membantu memenuhi kebutuhan burung yang tinggi akan vitamin yang penting untuk kehidupan sehari hari burung parrot. ACE-High juga membantu menjaga kadar  pada waktu stress yang membuat kebutuhan untuk vitamin meningkat.

Kekurangan Vitamin A adalah kekurangan vitamin yang paling umum ditemui pada burung parrot di penangkaran/peliharaan. Dari masalah pernafasan(snuffle), radang paru-paru, pencabutan bulu, bulu yang buruk, breeding/ternak yang buruk, dan kematian anakan dalam telur.

Kadar vitamin A, C dan E yang tinggi dalam ACE-High sangat berguna karena kekurangan vitamin E dapat menyebabkan masalah otot yang serius pada burung dara.





Burung Parkit: Cara lain jinakkan parkit

Tips atau trik berikut bisa kita gunakan bila beberapa cara sebelumnya tidak berhasil alias burung parkit selalu menjauh bila tangan kita ulurkan untuk memberi makan. Mungkin si burung kecil eksotis ini mengira tangan kita yang lebih besar dari ukuran tubuhnya sebagai suatu ancaman. Nah ada satu trik khusus untuk mensiasati hal tersebut.

Cara-caranya adalah sebagai berikut:
  1. Posisikan duduk kita dekat dengan sangkar burung parkit.
  2. Sembari panggil namanya (wajib) letakkan jari kita yang ditempeli pakan untuk pemancingan awal. Bila tetap tidak merespon bahkan menjauh teruskan pada trik berikut.
  3. Ambil satu batang lidi dengan panjang kurang lebih 20 cm.
  4. Basahi ujung lidi dengan sedikit air yang berfungsi untuk menempelkan biji milet atau jewawut pada ujungnya.
  5. Ulurkan ujung lidi yang ditempeli biji milet tersebut perlahan-lahan agar burung parkit tidak kaget atau beraksi panik.
  6. Bila burung parkit mau mengambil makanan tersebut itu pertanda positif teruskan berulang-ulang dan jangan lupa panggil namanya.
  7. Sekarang coba kurangi pegangan tangan kita pada lidi, sehingga jarak tangan kita dengan ujung lidi semakin dekat. lakukan hingga tangan kita berada pada ujung lidi dekat pakan tersebut. Nah kalau burung parkit sudah tidak takut lagi maka singkirkan lidi tersebut dan ganti dengan ujung jari kita yang dibasahi sedikit air untuk menempelkan biji milet.
  8. Kalau si burung parkit sudah mau mengambil makanannya langsung maka coba tangan kita masukkan sangkar dan beri umpan secara close up. Begitu seterusnya hingga dia betul-betul nyaman.
  9. Aksi selanjutnya adalah sodorkan jari telunjuk kita untuk tangkringan kaki burung parkit, kalau dia melakukan hal tersebut berarti mulai muncul tanda kejinakannya.
Nah diatas adalah satu trik menjinakan burung parkit ataupun burung yang lainnya. Tentu masih ada trik-trik yang lainnya dari para burung yang berpengalaman. Tapi yang jelas trik tersebut saya gunakan untuk menjinakkan burung parkit yang kesekian kali dan tampak bandel alias susah didekati dengan tangan secara langsung seperti burung-burung parkit saya yang lainnya.
Bryant

Burung Parkit: Cara jinakkan burung parkit

http://2.bp.blogspot.com/_fPl5-_R7iUg/TAJHZXp4l-I/AAAAAAAABnk/-arxYvhWK6I/s320/parkit.jpgNah yang ini cara baru lagi untuk jinakkan burung parkit si paruh bengkok selain trik sebelumnya. Kayaknya makin pintar aja ya..hee...hee... Maklum sikuper yang senang dengan hal-hal baru.

Ok deh langsung nonjok pointnya. Berikut langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk tahap awal penjinakkan burung parkit:
  • Seperti biasa sebelum kita masukkan sangkar setelah membeli dari pedagang burung, parkit perlu kita mandikan terlebih dahulu. Tujuan pemandian adalah agar burung bisa kelihatan fresh dan lebih tenang serta mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.
  • Sambil menunggu burung mengeringkan tubuhnya di dalam sangkar, kita duduk dekat sangkar tersebut sambil panggil namanya (wajib diberikan agar terbiasa dengan kode-kode khusus nantinya kalau kita latih)
  • Sesekali coba tangan kita masukkan ke dalam sangkar sambil menyuapi makanan berupa biji milet atau jewawut kepada sang parkit. Jangan lupa sambil sebut namanya.
  • Bila reaksinya masih ketakutan dengan cara menjauhi tangan kita sebaiknya kita hentikan dulu untuk kita coba esok harinya.
  • Program diet perlu dilakukan untuk memancing nafsu makannya mampu mengalahkan rasa takut si parkit tersebut dengan cara memberi makan sedikit saja dan minum secukupnya.
  • Setelah itu keesokan hari dicoba lagi cara diatas hingga si burung parkit benar-benar mau mengambil makanan langsung dari tangan kita.
  • Begitu ada tanda-tanda respon yang baik maka kita coba dengan mengiming-imingi makanan di mulut pintu sangkar. Apabila burung tersebut mau mengejar itu berarti tanda awal yang bagus. Jangan lupa panggil namanya.
  • Kalau sudah tenang perangainya tidak celingak-celinguk ingin kabur berarti burung tersebut sudah mulai jinak.
Yang perlu diperhatikan disaat kita menjinakkan burung parkit adalah perlakuan yang lembut atau tidak kasar. Memang butuh ketelatenan untuk itu. Umumnya dua hari burung sudah mulai jinak.

Kalau burung masih kelihatan gugup bila kita dekati maka perlu kita mandikan agar fresh dan lebih tenang. Untuk beberapa burung memiliki tingkat agresifitas berbeda. Kalau pengalaman pertama saya sepertinya mulus dalam satu hari bisa membuat burung menjadi jinak. Namun ketika mencoba burung baru dilain waktu butuh waktu hingga 3-4 hari agar bisa jinak.

Yang perlu diingat bahwa tidak serta merta burung yang sudah jinak akan 'patuh' kepada kita terus. Perlu waktu yang cukup antara kita dan si-dia ada saling pengertian satu sama lainnya. Kayak pacar gitu...

Burung Parkit: Trik Menjinakan Burung Parkit

Suatu ketika saya mencoba mengkais informasi bagaimana cara menjinakkan burung parkit. Berbekal beberapa potong informasi trik menjinakan burung secara umum akhirnya sayapun mencoba membeli beberapa ekor burung parkit.

Sekilas burung parkit menyukai hidup berkoloni dan sangat mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan. Tetapi begitu kita pegang, terutama burung yang sangat jarang berada dekat dengan manusia, maka tak jarang berontak bahkan menggigit. Itu adalah reaksi wajar dan alami. Namun setelah kita mengetahui trik-trik menjinakkannya maka hal itu akan berbalik kondisinya. Si cantik paruh bengkok akan bersahabat dengan kita.

Yang perlu kita ketahui sebelumnya bahwa burung parkit tetaplah mempunyai naluri alaminya. Nah itulah yang harus kita fahami agar bisa memberlakukan burung parkit sebagaimana mestinya dan tidak semua burung mempunyai karakter yang sama sehingga kita harus jeli menentukan pilihan terlebih bila kita membeli di pasar burung secara acak.

kebetulan saya membeli di pedagang burung dekat rumah. Di kandang yang terdapat puluhan parkit dengan warna beragam serta jenis kelamin tidak dipisah antara jantan dan betina menjadi tantangan tersendiri. Nah supaya to the point berikut langkah-langkah mulai memilih dan cara menjinakkan burung parkit sebelum dilatih dengan beberapa ketrampilan tertentu :

TIPS MEMILIH BURUNG PARKIT
  • Tentukan warna burung parkit kesukaan kita.
  • Pilih kondisi burung yang sehat.
  • Tekstur bulu burung yang mempunyai ciri mudah dijinakkan mempunyai tektur yang lembut. Burung yang bulunya bertekstur kasar biasanya memiliki perangai agak liar.
  • Pilih usianya yang agak muda, jangan terlalu tua. Ciri-ciri parkit yang tua bisa dilihat dari tekstur atau sisik kaki yang terlihat sangat kasar dan gelap. Demikian juga paruhnya yang mulai terkikis (geripis) dan sangat gelap. Ciri parkit yang masih muda sisik kakinya lebih halus dan segar. Demikian dengan warna paruhnya lebih cerah.
  • Jika kita memilih yang masih anakan. Bisa jadi point bagus.
  • Jenis kelamin jantan biasanya lebih mudah dijinakkan/dilatih.
TIPS MENJINAKKAN BURUNG PARKIT
  • Setelah membeli burung dari pedagang burung ataupun petshop burung segera dimandikan dengan menggunakan tangan. Usapkan air dengan perlahan dan penuh kasih sayang. Jangan perlakukan dengan kasar.
  • Apabila sudah basah kuyub usap pelan-pelan tubuh burung parkit dengan sentuhan lembut. kemudian coba taruh di jari telunjuk kita agar bertengger.
  • Pada kasus tertentu ada burung yang langsung bertengger tenang sambil menata/menyulam bulu-bulunya agar rapi dan cepat kering. Namun ada juga yang masih celingak-celinguk/bingung dan ingin pergi atau kabur dari tenggeran jari telunjuk kita. Untuk karakter burung yang seperti itu sebaiknya segera dimasukkan kandang terlebih dahulu dan diulangi lagi untuk esok harinya.
  • Untuk burung parkit yang sudah bisa tenang di atas tenggeran jari telunjuk bisa kita coba tawari makanan kesukaannya berupa milet putih/merah, biskuit, jewawut, tauge ataupun yang lainnya. Bila ia merespon pertanda burung itu sudah mulai jinak. tetapi bila belum jangan putus asa. biarkan beberapa saat agar tenang di atas tenggeran jari telunjuk. setelah itu masukkan kandang.
  • Pada masa penjinakkan untuk burung-burung yang belum mau mengambil makanan dari tangan kita, kandangnya cukup kita beri air minum saja tanpa makanan. Dengan tujuan supaya rasa lapar si burung memberi keberanian untuk mengambil makanan dari tangan kita langsung. Biasanya butuh waktu 1 hari setelah sedikit puasa burung parkit mulai 'terpaksa' mau mengambil makanan/biji milet langsung dari tangan kita.
  • Sewaktu masih menjalani masa penjinakan burung harus makan dari tangan kita langsung sehingga ia akan menyesuaikan atau beradaptasi dengan kita secara cepat.
  • Sebelum burung betul-betul jinak maka jangan diberi makan langsung dari tangan tanpa dalam kondisi basah/dimandikan hingga basah kuyub. Tujuan agar burung tidak kabur atau terbang.
  • Bila dalam kondisi basah biasanya ia akan tenang dan sibuk mengurusi bulu-bulunya yang acak-acakan karena air. Di saat itu momen pas untuk melatih agar ia mau makan pemberian dari tangan kita langsung.
  • Bila sudah mau makan langsung dalam kondisi basah biarkan hingga kering sambil kita suapi makanan kesukaannya.
  • Sesekali perintahkan burung agar berpindah tenggeran dari jari telunjuk kita yang satu ketelunjuk kita yang lainnya. bila ia mau melakukan beri suapan hadiah untuknya. begitu seterusnya. Dan jangan lupa setiap kali memberi suapan sebut namanya agar terbiasa dengan perintah itu.
  • Lakukan berulang-ulang hingga si burung parkit betul-betul jinak.
Tanda-tanda parkit yang sudah mulai jinak dan siap dilatih
  • Mau bertengger tenang di atas jari telunjuk atau tangan kita.
  • Mau makan langsung biji-bijian dari pemberian tangan kita.
  • Tidak gelisah dan ingin kabur.
  • merespon setiap panggilan namanya disebut....
Nah itulah sedikit trik menjinakan burung parkit. Bisa jadi trik yang saya lakukan akan berbeda dengan para pakar burung parkit lainnya. Untuk itu bagi yang berkelimpahan ilmunya mohon kesediaan berbagi dengan penulis. Untuk pakar trik melatih burung di jakarta ada nama pak Rudi Pelung.

Yang jelas burung parkit sebagai miniatur saudaranya yang lainnya seperti kakak tua, nuri, betet yang mempunyai ukuran tubuh jauh lebih besar namun tidak kalah jinak dan pintarnya . Mudah-mudahan juga suatu saat akan ada kontes kecerdasan burung kaya warna ini.

Dan lebih penting lagi agar kita turut melestarikan burung mungil yang cantik ini supaya tidak punah seiring habitat alamnya yang sudah banyak di ambil alih oleh bangsa manusia sendiri.



http://1.bp.blogspot.com/_fPl5-_R7iUg/TAOdirQZTYI/AAAAAAAABoE/wYTd0bWwUTU/s320/b6359a8863f0edf0_millet-raw.jpgMakanan pokok burung parkit adalah biji-bijian kecil seperti jewawut, millet putih,millet merah,jagung muda,beras merah dan beberapa macam biji-bijian lainnya.

Burung parkit termasuk salah satu jenis burung yang tidak terlalu rewel makannya. Bila sudah terlalu lapar makan kayu sangkarpun akan digerus untuk melampiaskan rasa laparnya.

Bila kita sudah siap untuk memelihara burung parkit baik itu untuk klangenan, bisnis ataupun penelitian maka yang harus diperhatikan adalah soal makanannya. Meskipun terbilang gampang urusan kualitas biji-bijian yang akan diberikan harus diperhatikan, agar kesehatan burung tetap terjaga sehingga akan tampak sekali pada penampilannya yang prima ditandai warna bulunya yang mengkilat, postur tubuhnya yang 'berotot' tidak kerempeng. Kaki dan paruhnya terlihat kekar.

Karena itu ada tip khusus disaat memilih pakan burung kesayangan kita tersebut:
  • Pilih warna pakan seperti millet atau jewawut yang terlihat cerah dan betul-betul berisi. Itu pertanda bahwa pakan tersebut masih fresh. Ada kalanya di pedagang pakan yang menjual stok pakan lama. Mungkin sepi kali ya. Sehingga bila tidak teiti kita mendapat pakan biji-bijian tersebut kurang berkualitas yaitu ditandai bobot biji-bijian tersebut ringan alias banyak kopong (kurang berisi).
  • Bila memilih pakan kiloan dari pedagang langsung ada baiknya pakan tersebut kita seleksi dengan cara direndam air sebentar sehingga biji-bijian yang kosong mengapung diatas sehingga bisa kita saring dan buang. Biji-bijian yang baik akan tenggelam. Setelah perendaman segera kita saring dan jemur dengan panas matahari dengan tujuan agar pakan tersebut dalam keadaan kering dalam penyimpanan untuk menghindari jamur. Perlu diingat bahwa pakan yang berjamur sangat berbahaya bagi kesehatan burung parkit.
  • Cara lain yaitu setelah kita rendam/cuci biji-bijian tersebut kita sangrai (digoreng tanpa minyak) sambil kita tambahkan sedikit garam mineral/dapur ataupun vitamin (supplemen tambahan).
  • Kalau kita memilih pakan yang sudah jadi/bentuk kemasan tinggal kita berikan secara langsung.
Makanan tambahan berupa sayuran seperti tauge atau jagung muda sangat disukai parkit. Makanan tersebut bisa kita berikan seminggu sekali untuk mengimbangi kecukupan gizi si centil warna-warni.

Satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian grid atau batu mineral yang bisa diambil dari kulit sotong ataupun tumbukan batu bata merah. Tujuan pemberian grid ini agar memberi kebutuhan mineral untuk si parkit sekaligus membantu proses pencernaannya. Dalam istilah perburungan ngasin/asinan







http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:iO7hCOPj2FlTXM:http://i796.photobucket.com/albums/yy247/zambrosa/my%2520hoby/kelincispot.jpghttp://t3.gstatic.com/images?q=tbn:X6An75q4Nv7VCM:http://kicauan.files.wordpress.com/2010/08/parkit.jpg%3Fw%3D274%26h%3D500http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ToGmdIeFDT9jTM:http://i31.photobucket.com/albums/c359/yokopongo/reptiles%2520two/Resizeof100_1008.jpghttp://t2.gstatic.com/images?q=tbn:1YHqCvkjn11Y9M:http://images.kenarimania.multiply.com/image/20/photos/10/300x300/5/DSCF0764.JPG%3Fet%3D5OEFXpWw6,4v6iArliDLPw%26nmid%3D52723151
http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:RRbN7fdzumvE4M:http://u.kaskus.us/3/qk2bhgqs.jpghttp://t0.gstatic.com/images?q=tbn:onskTXfXcUqBqM:http://kicauan.files.wordpress.com/2009/04/parkit2-300x231.jpg%3Fw%3D300%26h%3D231http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:8C9v6206EZ_iYM:http://book.store.co.id/modules/store/images/hobby_and_interest_hewan_peliharaan_parkit.jpg
http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:q_XH3jQEZ1g-dM:http://u.kaskus.us/3/iju9xkg7.jpghttp://t3.gstatic.com/images?q=tbn:MUZLdDxzZAwjTM:http://0.gravatar.com/avatar/2bc7188203d8cf2a11682d345ef80779%3Fs%3D48%26d%3Dmonsterid%26r%3DGhttp://t1.gstatic.com/images?q=tbn:6sxhO06kRpyCzM:http://iklangratisonline.com/wp-content/uploads/2010/07/lovebird-kpl-emas-hitam-hijau-kpl-merah1.jpghttp://t0.gstatic.com/images?q=tbn:MkA4PblDaP3awM:http://pasangiklangratis.com/images/iklan/lovebird_kpl_emas_hitam_hijau_kpl_merah1.jpg
http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:QiGjOVp3RDL-XM:http://i277.photobucket.com/albums/kk44/riktubi/TsetseFly.jpghttp://t3.gstatic.com/images?q=tbn:4LYXUn_og4MKjM:http://4.bp.blogspot.com/_fPl5-_R7iUg/S8xJRIBhz_I/AAAAAAAABPY/CzFaAj00zFU/s1600/Parkit.jpghttp://t3.gstatic.com/images?q=tbn:govPGjf4jCT3TM:http://i40.tinypic.com/2nknq89.jpghttp://t3.gstatic.com/images?q=tbn:AuZX6Fy2WIdQPM:http://kicauan.files.wordpress.com/2010/08/perbandingan-parkit-holand-dan-lokal.jpg%3Fw%3D300%26h%3D312


Mudah beradaptasi
Parkit menyukai hidup berkoloni dan sangat mudah menyesuaikan di dalam kandang penangkaran. Burung parkit termasuk burung yang bisa jinak. Untuk membuat parkit jinak dengan pemiliknya diperlukan cara-cara khusus agar parkit jinak. Biasa di alam bebas parkit berkembang biak pada bulan Oktober – Desember. Bila musim kawin sang jantan biasanya menyanyi dengan nada rayuan untuk memikat betinanya. Hingga pada saat saling ada kecocokan maka perkawinan akan segera berlangsung.
Berat telur parkit berkisar 2,5 gram/butir dengan jumlah telur rata-rata 6 butir/pasangan parkit. Burung inipun dikenal sangat setia dengan pasangannya. Bila si betina sedang aktif bertelur maka si jantan akan menunggu di luar sambil bersiul menghibur sekaligus akan mengusir apabila ada pengganggu mendekati sarangnya.
Anak burung parkit yang baru keluar dari cangkang telurnya berbobot rata-rata 2,35 gram dengan kondisi mata masih terpejam. Setelah umur sembilan hari barulah matanya terbuka.
Setelah umur 30 hari barulah anak burung parkit mulai siap meninggalkan sarangnya untuk belajar terbang. Namun meski sudah mulai terbang, sang induk biasanya masih menyuapinya hingga umur 40 hari. Setelah umur tersebut biasanya persiapan untuk perkawinan untuk generasi yang baru akan dilakukan.
Anak parkit mulai matang kelaminnya untuk melakukan perkawinan setelah berumur 90 hari. Si jantan yang cukup umur akan segera memikat betinanya dengan siulan mautnya untuk menjadi pasangan yang akan mengembangbiakan keturunannya.
Mudah ditangkar
Perawatan burung jenis ini relatif mudah. Kandang yang diperlukan tidak begitu besar meskipun untuk pengembangbiakan sekalipun. Ukuran 40 x 40 x 60 cm sudah cukup untuk memulai penangkaran. Sedangkan untuk pajangan keindahan ukuran sangkar umum sudah memadahi.
Tetapi karena sifatnya yang suka berkoloni dan keragaman warna yang bervariasi ini maka tak salah kalau kita menyiapkan ukuran kandang yang agak besar. Di samping kita bisa tempatkan beberapa pasang. Keindahan warni-warni parkit yang satu dengan yang lain akan sangat jelas.
Berikut ini tips pemeliharaan burung parkit ini:
  • Usahakan memilih induk yang berbeda warna.
  • Pilih yang kelihatan sudah cocok dengan pasangannya karena akan lebih mudah untuk ditangkarkan
  • Sesuaikan besarnya kandang dengan jumlah pasangan agar tidak terlalu padat sehingga berakibat kurang baik bagi kesehatan burung termasuk merusak dari segi menikmatinya. ‘Rumah pribadi’ yang umumnya terbuat dari kayu randu berbentuk kotak menjadi syarat bagi setiap pasangan parkit.
  • Persiapkan pula kandang cadangan untuk hasil perkembangbiakan apabila pasangan burung sudah mulai produksi.
  • Jaga ketersedian pakan dan minum. Usahan dalam kondisi bersih
  • Buang makanan yang mulai busuk karena kelebihan dalam pemberian pakan terutama sayuran seperti tauge, jagung atau yang lainnya
  • Makanan utama burung ini adalah millet (catatan agroburung.com, di Solo, rata-rata diberi pakan utama jewawut) juga yang mudah didapatkan di kios-kios penjual makanan burung.

3 komentar:

  1. terimakasih banyak atas infonya sangat bermanfaat sekali.....!

    BalasHapus
  2. mau tanya kalo parkit betina sama betina satu kandang berantem ga yah/?

    BalasHapus
  3. sangat membantu sekali gan :) terimakasih

    BalasHapus